PENINGKATAN KESEHATAN PADA LANSIA MELALUI SKRINING RESIKO JATUH PADA LANSIA DI GTDI TETES EMBUN PARON KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.70574/4wa2e236Keywords:
Lansia, Resiko Jatuh, SkriningAbstract
Lansia yang kurang memperhatikan kemampuan fisiknya yang telah mengalami penurunan keseimbangan, penurunan otot tungkai bawah, penurunan penglihatan dan pendengaran, sehingga akan sangat berisiko jatuh. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Minggu pukul 08.00-10.30 WIB bertempat di GTDI Tetes Embun Desa Paron Kab. Kediri. Pelaksana PKM terdiri 2 dosen dan 8 mahasiswa serta tim pelayanan kesehatan dari eXBM Kediri. Tahapan pelaksanaan dimulai dari pendaftaran, skrining resiko jatuh, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, pengobatan dan penyuluhan serta pemberian makanan tambahan. Sasaran yang diperiksa sejumlah 57 lansia. Hasil kegiatan PKM didapatkan bahwa lansia memiliki resiko jatuh yang tinggi, hasil skrining pada lansia didapatkan resiko jatuh berdasarkan faktor intrinsik 22,8%, faktor ekstrinsik 22,8%, dan faktor situasional 68,4%. Lansia mengalami hipertensi lebih dari 50% (61,4%), Asam urat (38,8%), Diabetes Milletus (8,8%). Disimpulkan PKM peningkatan derajat kesehatan pada lansia di GTDI Tetes Embun Paron Kediri diperoleh hasil skrining resiko jatuh meliputi resiko faktor intrinsik, faktor ekstrinsik, dan faktor situasional yang tinggi pada lansia dengan temuan kasus hipertensi yang utama dan asam urat serta diabetes milletus. Pendidikan kesehatan melalui skrining ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lansia untuk mencegah jatuh dan komplikasinya.
References
Agnes Dewi Astuti dkk, 2024, Buku Ajar Keperawatan gerontik, Jakarta: PT Nuansa Fajar Cemerlang
Amira Bin Seh Abubakar, 2025, Buku Ajar Keperawatan Gerontik: Teori dan Aplikasi Klinis, Jogjakarta: Deepbuplis
Azwar, Azrul, 2003. “Pengantar Epidemiologi’. Binarupa Aksara. Jakarta.
I Gede Putu Darma Suyasa, 2025, Keperawatan Gerontik, Jogjakarta: Deepublish
LPPM AKPER Ngawi, (2019), DETEKSI DINI PENYAKIT DEGENERATIF PADA LANSIA, https://lppm.akperngawi.ac.id/index.php/2019/09/02/deteksi-dini-penyakit-degeneratif-pada-lansia/ diakses tanggal 5 Mei 2025
Magnuson, Allison dkk., 2019, A Practical Guide to Geriatric Syndromes in Older Adults With Cancer: A Focus on Falls, Cognition, Polypharmacy, and Depression. Am Soc Clin Oncol Educ B. ;(39):e96–109.
Marpaung S. 2019, Pelaksanaan Peningkatan Keselamatan Pasien dengan Sasaran Pengurangan Resiko Pasien Jatuh di Rumah Sakit. Education Health.
Mujiadi dan Siti Rachmah, 2022, Buku Ajar Perawatan Gerontik, Mojokerto: STIKES Majapahit Mojokerto
Permata Hidayat A., 2016, Skripsi GAMBARAN FAKTOR RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BUDI MULIA 4 MARGAGUNA JAKATER SELATAN.
Setiorini A. 2019, Kekuatan otot pada lansia. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung. 5:69–74.
Sunarti S, Ratnawati R, Dkk., 2019, Prinsip Dasar Kesehatan Lanjut Usia (Geriatri). Malang: UB Press
Supriadi dkk, 2025, Keperawatan Gerontik, Pendekatan Holistik, Yogjakarta: Deepublish
Tkacheva ON, et al. 2018, Prevalence of geriatric syndromes among people aged 65 years and older at four community clinics in Moscow. Clin Interv Aging.;13:251–9.
Yusuf Y. , 2021, Pengaruh Latihan Rom Aktif Dan Pasif Pada Lansia yang Mengalami Sindrom Geriatric Immobility Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik. Karya Tulis Akhir thesis Univ Islam Negeri Alauddin Makassar. ; Available from: http://repositori.uin-alauddin.ac.id/19555/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sandy Kurniajati, Mariana Puspita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


