PENCEGAHAN STRES PADA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI RELAKSASI BENSON DI GBI SAHABAT KEDIRI

Authors

  • Dyah Ayu Kartika Wulan Sari STIKES RS Baptis Kediri Author
  • Erva Elli Kristanti STIKES RS Baptis Kediri Author

DOI:

https://doi.org/10.70574/1aa7k222

Keywords:

hipertensi, stres, relaksasi Benson, edukasi kesehatan, pengabdian Masyarakat

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh lanjut usia dan menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Selain menyebabkan komplikasi fisik, hipertensi juga berdampak terhadap kondisi psikologis berupa stres yang dapat memperburuk kontrol tekanan darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan untuk mengurangi stres adalah Relaksasi Benson. Edukasi mengenai teknik tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan penderita hipertensi dalam mengendalikan stres secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman penderita hipertensi mengenai pencegahan stres melalui penerapan Relaksasi Benson di GBI Sahabat Kediri. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif melalui ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi Relaksasi Benson, dan praktik mandiri. Sebanyak 22 jemaat penderita hipertensi mengikuti kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pemahaman setelah pemberian edukasi serta observasi kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik Relaksasi Benson.Sebagian besar peserta berjenis kelamin perempuan (54,54%) dan berusia lebih dari 60 tahun (90,90%). Setelah pelaksanaan edukasi, sebanyak 18 peserta (81,81%) memiliki tingkat pemahaman yang baik mengenai pencegahan stres pada hipertensi melalui Relaksasi Benson, 3 peserta (13,63%) memiliki pemahaman sedang, dan hanya 1 peserta (4,54%) memiliki pemahaman kurang. Peserta juga mampu mempraktikkan teknik Relaksasi Benson secara mandiri dengan pendampingan fasilitator. Edukasi kesehatan yang disertai demonstrasi Relaksasi Benson efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stres pada penderita hipertensi. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi di masyarakat.

References

Dewiyuliana. (2023). Lowering blood pressure of hypertension through Benson relaxation. Jurnal Ners dan Kebidanan, 10(1), 131–137. https://doi.org/10.26699/jnk.v10i1.ART.p131-137

Faidah, N., & Sulistiyaningsih, D. (2023). The effect of Benson's relaxation on reducing blood pressure in hypertension patients in the inpatient room RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu. Menara Journal of Health Science, 2(4), 701–711.

Kasim, F. W., Nurhayati, Muhaimin, T., Anwar, S., & Basri, A. A. (2023). The effectiveness of Benson relaxation therapy through family empowerment on reducing blood pressure in hypertensive elderly. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 9(2), 185–192.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Salemba Medika.

Ramadhani, D. Y., Annisa, D. R., Suwandi, P. N. S., Apriani, U., Aini, D. Q., & Dinata, A. Z. A. (2023). Blood pressure control with Benson relaxation technique in hypertensive patients. Journal of Vocational Nursing, 4(1), 63–68.

Sutrisno, & Nursalam. (2023). The effect of Benson and autogenic relaxation therapy on sleep quality, blood pressure and anxiety of hypertension patients. Journal of Nursing Practice, 6(2).

World Health Organization. (2023). Hypertension. Geneva: World Health Organization.

Zhang, F., Zhang, Y., Jiang, N., Zhai, Q., Hu, J., & Feng, J. (2021). Influence of mindfulness and relaxation on treatment of essential hypertension: A meta-analysis. Journal of Healthcare Engineering, 2021, Article 2272469. https://doi.org/10.1155/2021/2272469

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

PENCEGAHAN STRES PADA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI RELAKSASI BENSON DI GBI SAHABAT KEDIRI. (2026). Indonesian Health Literacy Journal, 3(2), 75-80. https://doi.org/10.70574/1aa7k222